Senin, 01 Juni 2015

Implementasi Sesion 2

Zupp Brohh.. Sorry baru sempet ngulik lagi, terakhir di salatiga waktu masih jadi Audit. sekarang udah beda, perusahaan yg beda pula. Perusahaan kecil, tapi Duitnya ga kecil hahaha.. Gw kerja bukan semata cari duit kok, tapi buat keluarga (Istri, Bokap Nyokap dan Mertua, dan semoga segera mungkin ada penambahan sanzai) dan juga cari kebahagiaan. Contohnya sekarang, implementasi pertama di Batam Kepulauan Riau (20 s/d 23 May'15, dan skrng tanggal ini sbelum edit ya (2 Juni 2015) gw ada di Palembang, sebenernya dari 26 May, Gokil disini.. dari tanggal segitu sampe 2 Jun'15 ga ada liburnya client yg satu ini ckckckckckc... padahal ngelewatin sabtu minggu dan waisak. Meskipun begendong, ini adalah kota pertama di Sumatera yg pernah gw tapaki. Semoga banyak yang dapat diceritain disini. Semoga banyak seisi indonesia gw jelajahi. Semoga banyak negeri yang bisa gw liat. Capek sih, tapi gw bisa lah, banyak belajar dan bersabar. All Is Well

Minggu, 30 Juni 2013

Session 1 - Eps.1. Koran Tempo, Kenaikan BBM, dan Kacang Hijau

Pagi itu, Doan sang auditor muda seperti hari sabtu biasanya, selalu bangun pagi dan ke toko majalah untuk sekedar melihat-lihat majalah dewasa dan biasanya membeli Koran Tempo yang seharga Rp. 2.000,-. setelah puas melihat dan sedikit ngobrol dengan penjaga toko, doan segera menuju ke toko kacang hijau langganannya. sambil membaca koran, dia memesan 1 mangkuk kacang hijau tanpa kuah santan yang sebetulnya nikmat itu (demi sixpack yang entah kapan) seharga Rp. 3.000,-. Selang beberapa menit hanya dalam satu tarikan nafas sambil membaca koran di tangan kanannya, selesai sudah-habis ludes satu mangkuk bubur kacang hijau dilahapnya. Dengan pede' dia mengeluarkan uang Rp. 3.000, dan segera membayarkan. Tukang bubur: "Maaf mas, sekarang Rp. 4.000,- satu mangkuk" Doan: "Owh sudah naik, krn BBM naik ya???.. hehehehe.." Tukang bubur : "Bukan mas,..... bukan karena BBM kok..., ini penyesuaian saja.." Doan : (Dalam hati) "Perasaan gw yang lagi baca koran, kenapa bahasa dia yang cantik laksana tukang politik, pake bilang penyesuaian segala (Penyesuaian dikarenakan BBM naik jadi, secara tidak sengaja maupun ditidak sengajakan sama sekalai, ataupun disengajakan, dan oleh sebab dan karena dinaikan atau..bla...blaa..blaa.., lo bilang aja naik soalnya bbm naik, ckckckckc... salut buat mas tukang bubur, besok kuliah bareng yuk kita ambil sastra atau hukum atau ilmu komunikasi deh.." Awal dari cerita selanjutnya... To be continue....

Selasa, 04 Juni 2013

i wanna go home....

Dear God, dear direksi, dear Skai Group Head and dear Div Head.. saya mau tanya, kapan ya di mutasi'in lagi.. saya mau pulang bapak ibu mba kakak. Pulang aku

Selasa, 12 Maret 2013

Lupa Mau nulis apa...

Setiap udah smpe warnet dan buka blogg ini,lupa mau nulis apa??? Amigdala sedang berkuasa...

Jumat, 09 November 2012

Pay IT Forward

Film adalah sebuah miniatur realita kehidupan yang sangat saya kagumi. Begitu nyata, begitu terasa. Sama halnya seperti beberapa novel yang pernah saya baca dan menjerumuskan saya pada suatu hal dalam kehidupan yang menjadikan nuansa yang berbeda. Seperti halnya Pay It Forward yang diangkat dari sebuah novel oleh Catherine Ryan Hyde ini. Dalam film, ada beberapa point yang dapat kita ambil, yang pertama adalah ketika Trevor memasuki kelas sosialnya yang diajarkan oleh Mr. Simonet. Dalam scene ini ada suatu pertanyaan yang membuat saya menyimak dan sedikit tertegun, “Apa yg diharapkan dunia dari kita?” Lalu trevor menjawab “Tidak ada” dengan polosnya anak kecil itu menjawab. Disaat kita kecil memang tidak ada satu hal pun kita khawatirkan, tidak bisa bermain itu adalah suatu hal yang biasa dan suatu kewajaran jika dikhawatirkan oleh seorang anak. Beranjak dewasa kita bekerja dan semakin besar tanggung jawab yang kita tanggung, baik untuk diri sendiri, orang lain, perusahaan tempat kita bekerja, Negara tempat kita merakyat, atau dunia yang kita diami ini akan semakin kompleks. Pay it Forward membuat kita berpikir bahwa, setiap orang membutuhkan orang lain, baik untuk hal besar maupun yang kecil. Sesuatu yang besar itupun akan dimulai dari hal-hal yang kecil, dari suatu ide yang berupa impian untuk merubah keadaan atau dunia sekalipun kita harus melakukan dengan tindakan, tanpa itu semua akan sia-sia. Dalam perbankan misalnya, Auditor Internal. Banyak yang tidak menyukai unit kerja yang satu ini, dan berimplikasi kepada individu yang menerima tanggung jawab sebagai Auditor. Hal ini pun berpengaruh pada hasil pelaporan yang diberikan, terkadang laporan dari internal auditor kurang atau tidak mendapat respon baik dari auditee. Lain halnya jika laporan yang diberikan oleh Audit external dari BI. Akan lebih terlihat perbedaan dalam penyelesaian hasil temuan, meskipun bentuk dan hasil temuan sama persis. Pada kenyataannya, Finding oleh auditor internal serta rekomendasi yang diberikan dalam satu kesatuan dalam bentuk laporan yang utuh kepada CEO, bisa diikuti atau tidak sama sekali dan itu merupakan kebijakan dari CEO itu sendiri. Lalu mengapa auditee harus menunda melakukan tindakan sebelum hal itu menjadi temuan dari pihak extern.? Mungkinkah pandangan auditee sudah sedemikian buruk dengan para Auditor intern.? Pada saat melakukan wawancara Trevor mengajak para pemirsa untuk bersedia memulai dari diri mereka sendiri untuk melakukan kebaikan kepada orang-orang disekitar mereka agar dunia ini menjadi dunia yang penuh kasih. Jika kita memulai sesuatu dengan pikiran yang positif baik pada pekerjaan maupun kehidupan pribadi, kita tidak akan menjadikan kesalahan pada pekerjaan kita sebagai suatu hal yang harus ditutup-tutupi, karena kesalahan adalah suatu hal yang wajar dilakukan oleh manusia selama bisa diperbaiki serta mau mengakui kesalahan dan bukan merupakan Fraud atau disengaja. Kontrol antara Auditor dengan Auditee berjalan dengan baik begitu juga dengan sesama rekan kerja, rekan bisnis atau yang biasa kita sebut hubungan Horizontal (antar sesama). Bagaimana dengan Tuhan/ Hubungan Vertical (Keatas), saya rasa ketika kita bisa berbuat baik dengan sesama, saling memberi tanpa menerima dan selalu berpikir positif dengan siapapun itu, sudah lebih dari cukup bagi-Nya. We Always Care.

Sabtu, 04 Agustus 2012

Galauwer's

Lelahnya Hati'ku, ingin jumpa denganmu dan hiasai mimpimu dan ingatku s'lalu dalam mimpi mu. Lelahnya Hati'ku, ingin dekat denganmu dan hiasai mimpimu dan ingatku s'lalu dalam hati'mu mu.

Minggu, 29 Juli 2012

Kuliah Lagi....

Ngga tau dimulai dari kapan pengen kuliah lagi, dulu gue kuliah diluar Negeri alias Swasta, dengan nilai yang pas-pasan (Ancur maksudnya, tp seTIDAKnya lulus tepat waktu...) dan sangat menyesal... Mungkin udah waktunya buat kuliah lagi ambil S2 dan balas dendam atas kebodohan di masa lalu (Kesian Nyokap...).. Semoga bisa dapetin Univ. Negeri yang berkaitan dengan pekerjaan gue skrng (Auditor) ataupun dengan Hobby gw (Nulis) dan semoga bisa Beasiswa...Sanzaiii Semoga Tuhan berkenan, Sanzai lagi....